> pengertian wayang kulit
Wayang kulit ialah seni tradisional yang berasal dari jawa, indonesial. Wayang dahulu di gunakan sebagai penyebaran agama oleh para wali songo. Wayang ialah istilah bahasa jawa yang bermakna “bayangan”. Hal ini disebabkan karena penonton juga bisa menonton wayang dari belakang kelir atau hanya bayangannya saja. Pada dasarnya wayang kulit di mainkan oleh seorang narrator yaitu dalang. Dalang tidak bisa di perankan oleh sembarangan orang, dan ada syarat tertentu yang harus dilakukan menjadi seorang dalang. Wayang kulit ini terbuat dari kulit hewan seperti sapi, lembu, dan kerbau. Seni wayang kulit masih ada sampai sekarang karena warga jawa masih melestarikan tradisi ini. Wayang kulit juga telah mendunia loh. Bahkan sudah diakui oleh UNESCO sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan berharga. Hal ini merupakan sesuatu yang harus kita bangggakan sebagai warga negara indonesia.
Di indonesia setidaknya memiliki
18 jenis wayang diantaranya, wayang banjar, wayang kulit purwa, wayang betawi,
wayang orang, wayang golek sunda, wayang banjar,wayang suluh, wayang krucil, wayang palembang, wayang bali, wayang
beber, wayang sasak (lombok), wayang timplong, wayang jemblung, wayang thengul,
wayang rumput, dan wayang cepak.
1. bahan dan alat
- kulit kerbau yang telah disamak
- alat potong
- pensil
- pewarna
- bambu (gapitan)
- menyiapkan lembaran kulit kerbau yang telah dipersiapkan.
- kulit – kulit tersebut yang telahh dipersiapka kemudian di potong menjadi beberapa bagian lembaran sesuai bentuk wayang.
- setelah memasuki proses pengeringan dan pengerokan kemudian kulit tersebut dipotong – potong sesuai dengan ukuran bentuk wayang.
- kulit wayang tersebut di pisahkan satu persatu – satu dan memasuki proses pembuatan. Biasanya proses ‘jidar’ memakan waktu 1 minggu sesuai dengan kualitas dari kulit tersebut.
- setelah 1 minggu, kulit tersebut memasuki proses pembuatan desain dan pola kasar pada wayang. Proses pembuatan desain ini biasanya menggunkan pensil atau bollpoint dengan mengandalkan keterampilan pekerja desain.
- melakukan proses ‘tatah’ atau proses pemutihan pada wayang. Proses ini dilakukan setelah kulit di berikan pola gambar. Proses ini mengutamakan keterampilan pada perajin wayang
- proses pewarnaan pada wayang, dengan memberikan proses pewarnaan pada bagian wayang. Proses ini dilakukan setelah selesai pembuatan wayang putihan.
- setelah wayang selesai diwarnai, wayang tersebut akan melalui proses pengepresan. Jika pada kualitas kulit yang kurang bagus, biasanya memakan waktu 3 hari agar permukaan sulit lebih rata.
- terakhir adalah pemasangan gapitan atau tuding agar dapat digunakan dalam pertunjukan wayang kulit
> cara merawat wayang kulit
Tidak ada komentar:
Posting Komentar